Rabu, 05 Desember 2012

Have Fun In Boga


 Have Fun In Boga 


Ayo siapa yang hobi memasak ?????
memiliki hobi memasak merupakan hal positif yang dapat di kembangkan untuk menjadi modal dalam keterampilan . Apa lagi memasak bersama dengan orang yang kita sayangi , Humm... pastinya itu menjadi moment yang tak akan terlupakan .
Memasak sendiri dapat menjadika kita seorang yang penuh kreasi dan inovasi kan !!! jadi tidak ada ruginya kita meminati hobi yang satu ini.

Ngomong 2 tentang memasak kami telah melakukan praktek tentang metode pengolahan makanan ( Tataboga). Nii bagi teman teman  yang mau tau apa saja teknik pengolahan makanan berikut ada beberapa penjelasannya :
Metode memasak dibagi kepada 3 yaitu : metode memasak basah, memasak kering dan Memasak dengan minyak .

     1. Metode Memasak Basah
      yaitu memasak dengan menggunakan cairan seperti minyak atau air yang termasuk metode ini adalah    a. Merebus ( boiling )
              b. Menyatup ( memasak makanan dalam cairan mis: kaldu atau saus jlh air dengan
                  makanan sama )
              c. Braising (memasak makanan dengan menggunakan sedikit air atau kaldu
              d. Mengukus
              e. Mentim / Baim Marie (  memasak dengan menggunakan 2 panci tim ( besar & kecil)
              f.  Memblansir / Blancing

     2. Metode memasak kering
     yaitu memasak tidak menggunakan cairan  . yang termasuk metode ini adalah
           a . Memanggang
           b . Mengepan atau Mengoven
           c . Menggongseng

     3. Metode memasak dengan minyak
       yang termasuk metode ini adalah
           a . Menumis
           b . Menggoreng
Dari metode di atas Saya dan teman yang tergabung kedalam kelompok 3 mendapatkan pengolahan bahan makanan dengan metode Baking , dimana kami mendapat 2 teknik memasak yaitu Mengoven dan Baim marie . hummm jika menginganya kembali ...............






Oh iya teman -teman dari memasak tersebut kita bisa mendapatkan beberapa pelajaran penting serta nilai positif yang dapat diambil dan diterapkan di , berikut hal yang saya dapatkan selama belajar dan praktek

1 . Nilai Kerjasama 
 
2 . Kesabaran

3 . Tanggung Jawab

4 . Kekompakan

5 . Melatih Indra 
   
<div style="position: fixed; bottom: 0px; left: 20px;width:100px;height:100px;"><a href="http://www.sweetim.com/s.asp?im=gen&lpver=3&ref=10" target="_blank"><img border="0" src="http://content.sweetim.com/sim/cpie/emoticons/0002033D.gif" title="Click to get more." /></a>
<small><center><a href="http://www.komputerseo.com" target="_blank">Free-Widget-Animasi</a></cen
            

Kamis, 29 November 2012

Bukittinggi City





BUKITTINGGI CITY


 


Bukittinggi is one city in the province of West Sumatra, Indonesia. The city was once the capital of Indonesia during the Emergency Government of the Republic of Indonesia.
Bukittinggi formerly known as Fort de Kock and was once dubbed as Parijs van besides Sumatra city of Medan. The city is the birthplace of some of the founders of the Republic of Indonesia, among them Mohammad Hatta and Assaat each is proclaimed and the acting president of the Republic of Indonesia   
Aside from being a city of struggle, Bukittinggi is also known as a tourist city air is cool, and siblings (sister city) with Seremban in Negeri Sembilan, Malaysia. The whole area is directly adjacent to the city of Agam regency. Visited tourist spot is the Clock Tower, which is a similar to Big Ben clock tower located in the heart of the city as well as a symbol for the city that is on the edge of a valley called Canyon Sianok.
Bukittinggi is located on the Bukit Barisan series that ran throughout the island of Sumatra, and is surrounded by two volcanoes, namely Mount Singgalang and Mount Marapi. The city is located at an altitude of 909-941 meters above sea level, and has a fairly cool weather with temperatures ranging between 16.1-24.9 ° C. While the total area of ​​the city of Bukittinggi today (25.24 km ²), 82.8% was allocated to cultivation of land, while the rest is protected forest
The city has a hilly topography and berlembah, some hills are scattered in urban areas, including Ambacang Bukit, Bukit Tambun Bones, Mandiangin Bukit, Bukit Campago, Kubangankabau Bukit, Bukit Pinang Nan Sabatang, Canggang Bukit, Bukit Paninjauan and so on. While there is a valley which is also known as Sianok canyon with a depth varying between 75-110 m, which didasarnya flows a river called Trunk Masang.
Since the colonial era Netherland, the city has become an educational center on the island of Sumatra. Started since 1872, with the establishment of Kweekschool voor Inlandsche Onderwijzers (school teachers for teachers bumiputera) or also known as king of the school, which then developed into volksschool or grammar school. Then in 1912 appeared Hollandsch Inlandsche School (HIS), which was followed by the establishment of School of Civil Opleiding School voor Inlandsch Ambtenaren (OSVIA) 1918. In 1926 MULO also been established in the city of Bukittinggi
The development of tourism is one of the leading sectors for the city of Bukittinggi. Many exciting attractions, making the city was dubbed the "city of temples". Today in the town of Bukittinggi there have been around 60 hotels and 15 travel agencies. Hotels located in cities such as The Hills Bukittinggi (formerly Novotel), Hotel Pusako, and recently also built Rocky.
Sianok canyon is one of the main attractions. Panorama Park is located in the town of Bukittinggi allows tourists to view the scenic beauty of the canyon Sianok. In the park there is also a cave Panorama former Japanese soldier hiding during World War II called the Hole Japang.
In the garden there is a replica Bundo Kanduang Tower House which serves as a museum of Minangkabau culture. Dublin Zoo and the fort Fort de Kock, connected by a pedestrian bridge called the Bridge Limpapeh. Limpapeh pedestrian bridge above the road A. Yani which is the main road in the city of Bukittinggi.
Ateh Market (Upper Market) located adjacent to the Clock Tower which is the center of the city. In the market there are many sellers Ateh crafts and embroidery, as well as snacks souvenirs typical of West Sumatra, such as chips Sanjai (cassava chips ala Sanjai area in Dublin) is made from cassava, karupuak jangek made ​​from cow or buffalo leather, and kaliang characteristic, a kind of typical Bukittinggi snacks shaped like the number 8. Currently, he also has built several modern shopping center in the city of Bukittinggi.

Minggu, 28 Oktober 2012

Fakta D.O EXO-K

FAKTA D.O  "Do KyungSoo" EXO-K



1. Dia berbagi kamar dengan Kai
 2. Dia member terbersih di EXO-K
 3. Dia bercita cita menjadi koki , kemampuannya ini turun dari
     orang tuanya yang pintar masak loo
 4. D.o selalu memasak untuk member EXO-K lainnya 
 5. D.o bisa melakukan beatbox dan rap
 6. D.o & Kai dekat, kebersamaan mereka selalu terekam kamera
 7. Tingginya 173 cm
 8. D.o sangat menyukai es krim
 9. Dia memiliki kepribadian sentimental , Panggilan Do adalah ibu
10.Dia memiliki kemampuan berbahasa inggris yang baik diantara member lainnya
11.Dia juga membersihkan kamar member yang lain karna kebiasaannya membersihkan
12.Moto hidupnya Do adalah "  be a number 1"
13. Makanan favoritnya adalah spagetti 
14. Saat di london , Do mengoleskan terlalu banyak mentega mengoleskan lebihnya ke pring Suho
15. ketika D.o sedang nervous , Ia akan mudah lupa
16. Orang tua Do mensupport karirnya sebagai penyanyi
17. Do masuk ke dalam SM Entertain sama dengan hari Luhan bergabung ,jadi tidak herankan
      kalau Luhan juga dekat dengan D.o


Profil D.O
 
Nama                  : D.O
Nama Asli           : Do Kyung Soo
Profesi                 : Penyanyi, penari
Tanggal Lahir    : 12 Januari 1993
Tempat Lahir    : Goyang, provinsi Gyeonggi, Korea Selatan
Tinggi                  : 175 cm
Golongan Darah : A
Zodiak                  : Capricorn
Agen                 : SM Entertaiment





Rabu, 03 Oktober 2012

SMAN 1 BUKITTINGGI

SMAN 1 BUKITTINGGI
 
Terletak di Jl. Syech Djamil Jambek kota Bukittinggi . Sekolah ini memiliki gedung utama yang terdiri dari 3 lantai yang di buat pada masa penjajahan Belanda . Sekarang , sekolah ini memiliki 32 ruang kelas yang diantaranya 8 ruang untuk kelas X , 9 ruang untuk kelas XI, 11 ruang untuk kelas X dan XI akselerasi.
SMAN 1 memiliki beberapa ekstrakurikuler diantaranya FSI,SISPALA,PMR,OSN,SKETSA LCC,UUD 1945 dan TAP MPR , PASKI dan Pramuka dan eskul lainnya yang dapat mengembangkan kemampuan pribadi siswa ke arah yang lebih bermanfaat dan berguna .

Keunggulan SMA N 1 ini hampir di semua aspek yang telah ditetapkan untuk pendidikan. SMA N 1 Bukittinggi sangat berkualitas seperti tenaga pendidik yang professional, sarana dan prasarana yang memadai serta yang terpenting, peraturan akan kedisiplinannya yang tinggi.Suasana nyaman dirasakan saat berada di sekolah ini seperti di: ruangan belajar, perpustakaan, labor-labor, kantin,mushalla dll.
 
 
SMA Negeri 1 Bukittinggi
Tut Wuri Handayani.svg
Informasi
Didirikan 23 Juli 1959
Jenis Negeri
Akreditasi A
Kepala Sekolah Taswar SE. MPd
Jumlah kelas X,XI,XII
Program jurusan IPA dan IPS
Rentang kelas X,XI(AKSELERASI), X BI, XI (IPA,IPS),XII (IPA,IPS)
Kurikulum Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
Status R-SBI
Alamat
Lokasi Jl. Syekh M. Jamil Jambek No. 36 Bukittinggi, Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia
Telp./Faks. (0752) 22549 - 626202
Situs web sman1bukittinggi.sch.id
Lain-lain
Alumni IA SMA